tak lama kemudian, jisung dan hyunjin datang menghampiri felix di kantin fakultas. seungmin sudah lebih dulu masuk kelas karena ia tidak mau ramai-ramai menjemput temannya.
“lix” panggil hyunjin dan jisung.
“oh, hyunjin, jisung” balas felix.
“akhirnya dijemput juga sama pasukannya” goda changbin.
“apa sih hyung” jawab felix sedikit kesal.
“tapi kok cuma 2? yang satu mana?” changbin menggodanya lagi.
“bukan urusan hyung” felix segera berdiri, merapikan laptop dan bukunya yang masih di meja. hingga tanpa sadar, lengan kemejanya sedikit terbuka, menampakkan soulmark di pergelangan tangannya.
“aku balik dulu ya hyung, permisi” felix pamit dengan sopan, hanya dijawab dengan pandangan dari changbin.
'000? tanpa tanda coret?' changbin bergumam dalam hati dengan penuh rasa heran.